Minggu, 02 November 2008

Kesaksian Bella Saphira

"Saya Dekat Dengan Yesus"

Segudang prestasi disandang dara manis bernama lengkap Bella Saphira Veronika Simanjuntak ini. Jika sekarang Bella dikenal sebagai bintang iklan dan sinetron, ini tentu tidak terjadi begitu saja. Waktu SMA ia pernah menjadi cover girl, lalu nominasi peran utama wanita di Festival Sinetron Wanita Indonesia tahun 1996, finalis Voice of Asia, main sinetron "Rumah Beton", "Hangatnya Cinta", "Di Antara Dua Pilihan", "Dewi Fortuna" (masih diputar di teve), dan yang terakhir ia terpilih sebagai Bintang Lux. Sebenarnya menjadi artis bukanlah cita-citanya. Waktu kecil ia pingin menjadi penari balet, lalu berubah ingin menjadi arsitek, tapi sekarang ia malah kuliah di Fakultas Ekonomi Trisakti, Jakarta.

Dari namanya yang cukup panjang, orang akan tahu kalau Bella berasal dari Sumatera, tapi sebenarnya ia dilahirkan di Magelang 26 tahun yang lalu dari keluarga TNI, yaitu pasangan Ir. A. Simanjuntak, MBA dan E. Veronika. Diakui bahwa orang tuanya sangat berpengaruh dalam kehidupan rohaninya. Sebagai anggota TNI, ayahnya sangat disiplin dan tak pernah memanjakan anak-anaknya secara berlebihan. Ayahnya selalu mengingatkan kalau Bella tidak ke gereja sehingga yang namanya berdoa dan ke gereja menjadi suatu kebutuhan dan tanpa disuruh pun pasti dilakukan karena kesadaran. Ayahnya adalah seorang Ketua Majelis di gereja HKBP, jadi tak heran apabila kedua orangtuanya begitu memperhatikan kehidupan rohani anak-anaknya. Di saat lagi syuting atau berada di luar kota pun Bella masih sering di telepon untuk jangan lupa berdoa dan ke gereja.

Sejak kecil Bella dibiasakan membaca Alkitab, dan itu diakuinya membuat hubungan dengan Yesus jadi akrab. Semakin hari makin mengenal Yesus, yang sudah dianggapnya sebagai teman, bapak, juga sahabat. "Pokoknya saya merasa sangat dekat dengan-Nya. Yah, sesuatu yang sangat sulit dijabarkan karena me-nyangkut sesuatu yang tidak bisa dilihat tapi bisa dirasakan," jelasnya.

Menurut Bella, memuliakan Tuhan itu luas maknanya dan tidak hanya dengan kata-kata. Karya nyata justru lebih penting, dan hal ini dibuktikannya dengan tak pernah absen memberikankan sumbangan pada gereja dan menjadi orang tua asuh anak SD yang sering ia kunjungi pula untuk melihat perkembangannya. Perhatiannya yang besar kepada orang lain yang membutuhkan itu pula rupanya yang menjadikan Bella mengidolakan Ibu Teresa. "Saya mengidolakannya karena pilihan hidup dan pelayanannya sungguh luar biasa. Bagi saya ia itumalaikat’. Saya tahu di Kalkuta, India banyak orang miskin. Saya pernah baca, dia nolongin orang kusta yang badannya penuh borok, hi ..." kata Bella yang senang makan sea food, dan Italian food.

Bicara soal pasangan hidup, Bella mendukung banget agar orang menikah dengan yang seiman. Bagaimana dengan Bella sendiri, kapan menikah? Sampai saat ini Bellla mengaku belum punya rencana menikah. "Gimana mau nikah, pasangan atau calon aja belum punya," Ah Bella, masak sih

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

silakan anda masukkan komentara anda,namun,kami mohon maaf kalau lama kami tanggapi komentar tersebut.